Site icon Risalahnegeriku

Kominfo Ungkap Data Sebaran Hoaks Seputar Vaksin Covid-19 di Media Sosial

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus melaporkan sebaran hoaks yang menyangkut soal vaksin covid-19. Hingga Selasa (16/3/2021) sebanyak 789 hoaks vaksin covid-19 ditemukan di berbagai platform media sosial.

Sebaran hoaks seputar vaksin covid-19 paling banyak beredar di Facebook. Tercatat ada 679 sebaran hoaks di platform besutan Mark Zuckerberg.

Twitter berada di posisi kedua. Dalam catatan Kementerian Kominfo ada 45 sebaran hoaks soal vaksin covid-19 di platform ini.

Situs berbagi video, seperti YouTube dan TikTok juga tak luput dari sasaran hoaks. Tercatat, ada 41 hoaks di YouTube dan 15 di TikTok.

Sembilan sebaran hoaks sisanya ditemukan Kementerian Kominfo berada di Instagram. Pihak Kementerian Kominfo sudah melakukan takedown kepada semua informasi hoaks tersebut.

Salah satu macam hoaks soal vaksin covid-19 yang sudah ditelusuri kebenarannya oleh Cek Fakta Liputan6.com adalah vaksin Sinovac yang diklaim sudah diproduksi dua tahun lalu. Baca soal hoaks vaksin tersebut melalui tautan ini.

Baca juga : Gara-Gara Hoaks, Kemenkominfo Sebut 30 Persen Rakyat Indonesia Ragukan Vaksin Covid-19

#IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Exit mobile version