Site icon Risalahnegeriku

Korlantas Polri Optimalkan Digitalisasi dan Inovasi Pelayanan di Tahun 2025

Arus Balik Lancar

Jakarta – Pada tahun 2025, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri berhasil mencatat beragam inovasi penting dalam pelayanan kepada masyarakat. Salah satu program unggulan adalah “Polantas Menyapa” yang meningkatkan pendekatan komunikasi antara polisi lalu lintas dan publik. Selain itu, Korlantas secara aktif menerapkan digitalisasi di berbagai sektor layanan.

Operasi Ketupat yang diselenggarakan dari 26 Maret hingga 8 April 2025 berjalan lancar dengan inovasi penerapan sistem One-Way Lokal Sepenggal yang pertama kali digunakan di jalan tol. Sistem satu arah ini diterapkan secara bertahap dan terbukti efektif mengurai kepadatan lalu lintas sehingga arus mudik menjadi lebih lancar. Data pelaporan menunjukkan angka kecelakaan turun sebesar 30 persen meskipun jumlah pemudik mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Pada Juni 2025, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Rini Widiantini, mengungkapkan adanya peningkatan signifikan dalam indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan lalu lintas Polri. Dari 84,83 persen pada tahun 2023, meningkat menjadi 94,92 persen pada 2024 atau naik sekitar 12 persen. Hal ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap kualitas pelayanan Korlantas Polri.

Fenomena gerakan “stop-tot-tot hukum” muncul di dunia maya pada September 2025 sebagai bentuk protes masyarakat atas penggunaan sirine dan strobo ilegal atau berlebihan oleh kendaraan pejabat maupun pribadi yang dianggap mengganggu ketertiban lalu lintas. Publik menuntut agar penggunaan sirine dibatasi hanya untuk kendaraan darurat seperti ambulans, pemadam kebakaran, kepolisian, dan kendaraan presiden. Menanggapi hal ini, Korlantas Polri melakukan evaluasi dan sementara membekukan pengawalan yang menggunakan suara sirine guna mengurangi gangguan pada masyarakat, khususnya di daerah padat.

Selain itu, Korlantas mencatat kemajuan signifikan dalam upaya digitalisasi layanan publik sepanjang 2025. Kakorlantas Polri dijadikan sebagai tokoh penggerak transformasi digital dalam keselamatan dan pelayanan lalu lintas. Rencana ekspansi penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) hingga mencapai 5.000 unit di tahun 2026 bertujuan mendorong kesadaran tertib lalu lintas secara mandiri tanpa keterlibatan langsung petugas di lapangan, sehingga diharapkan dapat menekan pelanggaran dan mengurangi risiko kecelakaan.

Pada akhir tahun, Operasi Lilin 2025 yang dilaksanakan dari 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 menandai puncak arus mobilitas libur Natal pada tanggal 20 dan 24 Desember. Kenaikan arus lalu lintas tidak hanya terjadi di jalan tol, tetapi juga pada jalan arteri, kawasan wisata, serta tempat ibadah.

Korlantas Polri memandang tahun 2025 sebagai momentum penting dalam digitalisasi pelayanan lalu lintas dan berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi demi memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Kakorlantas Polri menegaskan bahwa fokus utama bukan sekadar peningkatan penindakan hukum, namun transformasi layanan berbasis digital guna meningkatkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

Sumber:  MetroTV

Exit mobile version