Jakarta — Antusiasme masyarakat Indonesia maupun warga internasional untuk ambil bagian dalam momen bersejarah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, tergolong sangat masif. Pada hari pertama pembukaan perebutan undangan (war ticket) yang dilangsungkan pada Rabu (05/08/2026) lalu, jumlah peminat yang mendaftar tercatat menembus angka 128.331 orang.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Pada hari pertama kemarin tercatat 128.331 masyarakat mengikuti war ticket, yang tersebar di 36 provinsi,” ungkap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (06/08/2026).
Tidak hanya datang dari berbagai penjuru tanah air, Prasetyo menyebutkan bahwa para pendaftar war ticket tahun ini juga berasal dari mancanegara. Tingginya daya tarik perayaan kemerdekaan di Istana Merdeka menjangkau warga Indonesia maupun simpatisan dari berbagai belahan dunia.
“Di antaranya Amerika Serikat, Australia, Rusia, Jerman, Britania Raya, Turki, Prancis, Arab Saudi, Belanda, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Singapura, dan Malaysia,” urai Prasetyo.
Apresiasi dan Kesempatan Kedua Hari Ini Mewakili pemerintah, Prasetyo menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh masyarakat atas partisipasi aktif dan tingginya semangat kebangsaan yang ditunjukkan dalam perebutan undangan upacara kenegaraan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah mendaftar untuk mengikuti war ticket Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta,” ujarnya.
Kendati demikian, tingginya lonjakan trafik membuat kuota pada hari pertama cepat terpenuhi. Menanggapi hal tersebut, Mensesneg menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang belum sempat mengamankan tiket, sekaligus memberikan kabar baik bahwa pendaftaran sesi lanjutan kembali dibuka pada hari ini, Kamis (06/08/2026), pukul 10.00 WIB.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat yang kemarin belum mendapatkan kesempatan memperoleh undangan. Hari ini (6/8) jam 10.00 WIB akan kembali dibuka war ticket. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, masih ada kesempatan untuk mencoba kembali,” tutur Prasetyo.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi serta mematuhi seluruh ketentuan dan mekanisme pendaftaran yang berlaku agar proses perburuan undangan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan transparan.



