JAKARTA – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menerima kunjungan resmi dari perwakilan Asosiasi Pengemudi guna membahas langkah-langkah strategis terkait penertiban kendaraan overdimension dan overload (ODOL). Pertemuan yang berlangsung di Gedung NTMC Polri ini dihadiri oleh perwakilan pengurus angkutan logistik dari Jawa Tengah, Jawa Timur, serta beberapa wilayah lainnya di Indonesia.
Diskusi ini bertujuan untuk menyelaraskan persepsi antara penegak hukum dan para pelaku jasa transportasi logistik terkait kebijakan dimensi dan muatan kendaraan. Irjen Agus menegaskan bahwa sinergi ini penting dalam rangka menjaga kelancaran arus barang sekaligus memastikan keselamatan di jalan raya.
“Kami menerima kunjungan dan diskusi dengan asosiasi sopir di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sekitarnya, dalam rangka diskusi tindak lanjut penertiban overdimension dan overload,” ujar Irjen Agus di NTMC Polri, Kamis (8/1/2026).
Kakorlantas memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang selama ini telah terjalin antara Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan para pemangku kepentingan. Fokus utama pemerintah adalah mencapai target ambisius yakni Zero Overdimension dan Overload pada tahun 2027 mendatang.
“Saya menyampaikan terima kasih, langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan stakeholder tentunya menuju tahun 2027 menuju Zero Overdimension,” jelas Kakorlantas pada Kamis (8/1/2026).
Selain membahas ODOL, Irjen Agus juga menitipkan pesan kepada para pengemudi untuk memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran arus lalu lintas, terutama menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat. Kontribusi para sopir logistik dinilai sangat vital dalam menekan angka kecelakaan selama periode mudik Lebaran.
“Kami juga minta dukungan, sebentar lagi ada Operasi Ketupat, semoga pelaksanaan Operasi Ketupat semuanya punya kontribusi tentang keselamatan di jalan,” tambahnya.
Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Independent Nasional, Suroso, menyambut baik keterbukaan Kakorlantas Polri dalam mendengarkan aspirasi para pengemudi. Ia menegaskan komitmen para anggotanya untuk mendukung program keselamatan transportasi menuju target tahun 2027.
“Terima kasih kepada Bapak Kakorlantas yang telah memberikan waktu untuk kita bersama teman-teman pengurus angkutan logistik dari Jawa Tengah, Surabaya, juga dari Kalimantan Tengah. Kami juga mendukung dengan adanya menuju keselamatan bertransportasi dan mendukung 2027 menuju Zero,” kata Suroso.
Suroso juga memberikan apresiasi atas kinerja Polri dalam mengamankan arus lalu lintas selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Menurutnya, koordinasi di lapangan pada Operasi Lilin kemarin telah membuat perjalanan angkutan logistik menjadi lebih lancar.
“Kami mewakili teman-teman pengemudi mengapresiasi atas kelancaran dalam kegiatan kemarin Nataru dan Operasi Lilin,” tambahnya pada Kamis (8/1/2026).
Menutup pertemuan tersebut, pihak asosiasi berharap agar Polri terus meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat pengguna jalan, khususnya para pengemudi angkutan barang yang menjadi urat nadi distribusi logistik nasional.



