Site icon Risalahnegeriku

Ditjen Hubdat Percepat Proses Port Time untuk Atasi Antrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk

Dirjen Hubdat Aan Suhanan

Dirjen Hubdat Aan Suhanan

JEMBRANA – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) mengambil langkah signifikan untuk mengurai antrean kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, melaporkan bahwa pada pukul 16.00 WITA, Rabu (18/3), antrean kendaraan sudah tidak ditemukan lagi karena semua kendaraan telah masuk ke buffer zone pelabuhan.

Aan menjelaskan, upaya mitigasi bersama stakeholder terus dilakukan guna mencegah terjadinya antrean kembali di sekitar kawasan pelabuhan dan mengembalikan arus lalu lintas menjadi normal.

“Kami bersama stakeholder pun masih terus melakukan mitigasi agar tidak terjadi antrean kendaraan kembali di sekitar pelabuhan sehingga arus lalu lintas kembali normal,” ujarnya saat meninjau langsung kondisi Pelabuhan Gilimanuk.

Dalam upaya mengatasi kepadatan, Kemenhub memaksimalkan kecepatan proses port time dengan menerapkan sejumlah langkah strategis, termasuk pengoperasian kapal tambahan.

Saat ini, sebanyak 40 kapal beroperasi di rute Ketapang-Gilimanuk, dimana 30 kapal menerapkan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB) dengan durasi waktu yang dipersingkat menjadi 15 menit.

Skema ini dirancang untuk mempercepat proses bongkar muat agar kendaraan dapat lebih cepat menyeberang ke Ketapang.

Aan juga menyampaikan harapan agar skema ini bisa semakin mengurangi antrean kendaraan yang menuju Gilimanuk, khususnya menjelang Hari Raya Nyepi, sehingga kemacetan di sekitar pelabuhan dapat diatasi dengan efektif.

“Kami berharap dengan memaksimalkan skema tersebut antrean kendaraan menuju Gilimanuk bisa semakin berkurang dan kepadatan arus kendaraan di sekitar Gilimanuk dapat teratasi sebelum Hari Raya Nyepi,” tuturnya.

Selain itu, Aan memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang terlibat, termasuk kepolisian dan ASDP, atas kolaborasi yang terjalin dalam memitigasi kepadatan di Gilimanuk. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mematuhi ketentuan yang berlaku selama proses penanganan antrean kendaraan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua stakeholder, termasuk kepolisian dan ASDP yang sudah berkolaborasi memitigasi kepadatan di Gilimanuk. Kami juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat karena sudah mengikuti ketentuan yang ada sehingga kini antrean kendaraan bisa teratasi,” pungkas Aan.

Exit mobile version