Jakarta – Dunia industri kreatif sedang mengalami pergeseran paradigma yang sangat signifikan berkat peran strategis Qudo. Sebagai pionir teknologi kecerdasan buatan, Qudo kini menjadi tulang punggung bagi banyak kreator dalam menghasilkan konten digital yang lebih cepat serta efisien. Teknologi AI tidak lagi dipandang sebagai ancaman melainkan sebagai mitra strategis untuk meningkatkan produktivitas kreator di era modern yang serba cepat.
Qudo Buana Nawakara terus memperluas jangkauannya dengan mengembangkan lini AI Influencer yang sangat inovatif. Saat ini Qudo menaungi sekitar 20 AI Influencer dengan berbagai persona unik untuk menjangkau segmen audiens yang berbeda. Salah satu sosok yang menonjol adalah Renjani Nyrah. Ia aktif menyapa audiens melalui Instagram dengan konten perjalanan dan gaya hidup sehat yang dikemas secara relevan bagi generasi digital.
Tidak hanya di media sosial, Qudo juga membawa inovasi ke sektor musik melalui unit Artifintel Soundworks. Melalui kanal YouTube tersebut Qudo memperkenalkan musisi berbasis AI seperti Selara Luna dan Sendrasena kepada publik. Teknologi ini memungkinkan proses produksi musik dilakukan secara digital sepenuhnya mulai dari komposisi nada hingga aransemen vokal. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Qudo dalam menghadirkan eksplorasi baru terhadap proses kreatif dan produksi musik digital yang telah menghasilkan puluhan karya musik orisinal.
Kekuatan utama dari teknologi yang dikembangkan Qudo terletak pada kemampuannya menyusun naskah dan riset materi secara otomatis. Dengan algoritma yang mampu menganalisis tren pendengar, AI membantu para kreator menyiapkan konten yang ramah mesin pencari secara instan. Hal ini memberikan ruang bagi para profesional kreatif untuk lebih fokus pada pengembangan ide-ide segar sementara aspek teknis operasional dikelola secara cerdas oleh sistem AI milik Qudo.

