JAKARTA – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) secara resmi membuka rangkaian Pemusatan Pelatihan dan Pembinaan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026. Acara pembukaan yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Depok, Jawa Barat. Program ini mempertemukan para pelajar putra-putri terbaik dari 38 provinsi di seluruh penjuru tanah air, yang merupakan kader-kader pilihan setelah berhasil melalui proses seleksi ketat dan berlapis mulai dari tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi.
Dalam arahannya, Kepala BPIP menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak sekaligus mengingatkan para peserta bahwa keberhasilan lolos hingga tahap pusat ini barulah gerbang awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Pemusatan ini dirancang sebagai momentum krusial untuk membentuk karakter, memperkuat integritas moral, serta mengasah jiwa kepemimpinan para peserta. Kepala BPIP menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh sekadar dipahami sebagai konsep teoretis atau pengetahuan semata, melainkan harus diwujudkan secara nyata dalam tindakan dan perilaku sehari-hari sebagai cerminan nilai-nilai luhur bangsa.
Selama masa pemusatan, para Calon Paskibraka akan tinggal bersama dalam asrama yang menerapkan sistem khusus bernama “Desa Bahagia”. Konsep asrama ini sengaja didesain sebagai miniatur Indonesia, di mana keberagaman suku, agama, ras, dan budaya melebur menjadi satu kekuatan melalui semangat gotong royong tanpa sekat. Plt. Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP, Dr. Surahno, S.H., M.Hum., menjelaskan bahwa pembinaan tahun ini menggunakan metode komprehensif yang ditopang oleh tiga pilar utama, yakni pembelajaran aktif berbasis pengalaman, pelatihan kedisiplinan dan fisik, serta sistem pengasuhan untuk menanamkan etika dan tanggung jawab pribadi.
Pemusatan pelatihan ini diproyeksikan sebagai kawah candradimuka yang melahirkan lokomotif pembangunan nasional di masa depan, baik di sektor birokrasi pemerintahan, TNI, Polri, dunia pendidikan, hingga dunia usaha. Penugasan para peserta tidak berhenti begitu saja setelah upacara pengibaran dan penurunan bendera pada 17 Agustus 2026, melainkan akan terus berlanjut hingga mereka dikukuhkan sebagai Purnapaskibraka Duta Pancasila untuk aktif membumikan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Peresmian pembukaan acara ini turut dihadiri oleh jajaran Dewan Pengarah BPIP, pimpinan tinggi kementerian dan lembaga terkait, unsur TNI-Garta, serta para mitra kerja lintas sektoral.


